Minggu, 18 Desember 2011

Home » » Vamdrac Island - Chapter 5

Vamdrac Island - Chapter 5


Vamdrac Island
Chapter 5
“Petunjuk Dari Ksatria Misterius”

       “Siapa kau?” Teriak Fyro kepada seorang ksatria misterius.
          “Ya! Kau siapa? Bagimana bisa kau keluar dari mata air itu?” Tanya Reiga.
          Namun ksatria itu diam dan tak menjawab pertanyaan mereka berdua, sehingga Fyro dan Reiga semakin penasaran dengan ksatria tersebut.
          “Hei! Kenapa kau diam? Sebenarnya apa tujuanmu datang kesini?” tanya Reiga dengan suara yg lebih keras.
          Tiba-iba ksatria itu menjawabnya dengan suara yang berat dan keras, “Kalian berdua! Apa yang kalian inginkan dari tempat ini? Kalian berusaha menghancurkan tempat ini? Apakah kalian adalah bagian dari drakula-drakula itu?
          “Drakula? Apa maksudmu dengan drakula?” tanya Fyro dengan sangat penasaran.
          “Jangan berpura-pura kalian! Aku sudah tahu kalau kalian ini adalah seorang drakula!” ksatria itu mulai marah.
          “Aku mulai bingung dengan perkataanmu! Apa maksudmu dengan menganggap kami seorang drakula?” tanya Reiga.
          “Hah? Kalau kalian bukan drakula, lalu kalian apa?!” ksatria misterius mulai bingung.
          “Kami bukan drakula, kami adalah manusia. Kami baru saja terdampar dari pulau ini” Reiga menjelaskan.
          “Omong kosong! Tak akan ada manusia yg dapat masuk wilayah ini! Kecuali...” Ksatria memotong pembicaraannya.
          “Kecuali apa?”Fyro bertanya-tanya.
          “Kecuali kalau kalian adalah Angel & Devil yang telah diutus untuk membasmi para dracula!” jelas Ksatria.
          “Apa maksudmu Angel & Devil?” tanya Reiga.
          “Ambil air suci dikolam itu dan bawa untuk mengalahkan para dracula!” perintah Ksatria.
          “Aku benar-benar tak tahu maksudmu, tapi baiklah!” gumam Fyro
Lalu Fyro dan Reiga menuju ke sebuah kolam dan mengambil air yang ditaruhnya kedalam sebuah botol.
          “Pergilah ke gunung sebelah timur sana untuk mengalahkan raja drakula!” perintah Ksatria.
          “Baik! Terima kasih atas petunjukmu! Setidaknya kami melakukan sesuatu yang menantang” kata Reiga.
          “Hati-hatilah!Akan banyak dracula yang akan menghadang kalian berdua!” teriak Ksatria.
Lalu mereka berdua berangkat menuju ke gunung sebelah timur untuk membasmi para Drakula yang telah membawa teror pulau itu.Dengan bekal keberanian dan tekat, mereka berjuang untuk melindungi pulau yang tak misterius itu.


to be continue...

Bagikan :

0 komentar:

Posting Komentar